Checklist persiapan berobat ke Korea dari Indonesia: visa, dokumen, uang, obat, dan barang bawaan
By KMedTrip editorial · Updated · Written with AI assistance · Reviewed by KMedTrip native-speaker review team
Panduan ini adalah informasi umum, bukan nasihat medis. KMedTrip dikelola oleh fasilitator pasien asing yang terdaftar pada pemerintah Korea untuk membantu pasien dari luar negeri mengatur perawatan medis. Kami tidak merekomendasikan, tidak memeringkat, dan tidak menerima bayaran dari rumah sakit atau klinik mana pun.
Perjalanan berobat punya lebih banyak hal yang perlu disiapkan daripada liburan biasa. Anda perlu:
dokumen perjalanan, termasuk visa,
catatan kesehatan,
rencana pemulihan,
dana untuk hal tak terduga.
Pakai checklist ini dalam beberapa minggu sebelum berangkat. Aturan masuk negara dan aturan obat bisa berubah. Cek halaman resmi menjelang tanggal keberangkatan.
Poin penting
Pemegang paspor Indonesia perlu visa untuk masuk ke daratan Korea. K-ETA tidak berlaku untuk Anda, karena K-ETA hanya untuk warga negara bebas visa.
Urus visa jauh hari. Prosesnya butuh lebih dari seminggu kalender, dan bisa lebih lama jika dokumen kurang atau ada wawancara.
Bawa riwayat kesehatan, daftar obat, dan hasil tes, sebaiknya dalam bahasa Inggris.
Bawa obat resep dalam kemasan asli dengan resep atau surat dokter.
Siapkan kartu berlogo Visa/Mastercard, sedikit uang tunai, dan dana darurat.
Kemas barang untuk pemulihan, bukan untuk wisata.
Jangan beli tiket pulang yang tidak bisa diubah sebelum dokter memastikan kapan Anda boleh terbang.
Garis waktu sederhana
Kapan
Yang dilakukan
Secepat mungkin (1–2 bulan sebelum)
Cek masa berlaku paspor. Tanyakan klinik dokumen dan tes apa yang diperlukan. Tentukan jenis visa.
Beberapa minggu sebelum
Ajukan visa. Kumpulkan rekam medis. Cek apakah ada obat yang perlu izin untuk dibawa ke Korea.
Setelah visa keluar
Pesan tiket yang bisa diubah dan penginapan.
3 hari sebelum tiba
Isi e-Arrival Card (kartu kedatangan online) jika Anda memilih versi online.
Seminggu sebelum
Lakukan pemeriksaan akhir di bagian bawah panduan ini.
Dokumen
Gambar 1. Dokumen yang perlu disiapkan. ① Paspor (berlaku 6 bulan lebih) dan salinannya. ② Visa (untuk paspor Indonesia; warga negara lain mungkin K-ETA). ③ e-Arrival Card (dalam 3 hari sebelum tiba). ④ Tiket pesawat dan alamat penginapan dalam huruf Korea. ⑤ Konfirmasi jadwal klinik. ⑥ Dokumen asuransi. ⑦ Kontak darurat.
① Paspor
Pastikan masih berlaku selama seluruh perjalanan, plus cadangan. Banyak maskapai dan negara meminta masa berlaku minimal enam bulan. Kedutaan Korea juga meminta paspor asli saat mengajukan visa.
Foto atau pindai halaman paspor. Simpan terpisah dari aslinya.
② Visa
Pemegang paspor Indonesia memerlukan visa untuk masuk ke daratan Korea. Ada dua pilihan yang sering dipakai:
Visa
Untuk siapa
Catatan
C-3-3 (visa wisata medis)
Pasien yang datang untuk tindakan, termasuk bedah kosmetik, dan keluarga pendamping
Izin tinggal 90 hari atau kurang (Medical Korea, diakses Okt 2026). Biasanya perlu konfirmasi jadwal dari fasilitas medis di Korea dan dokumen kesehatan. Bisa diajukan sendiri atau lewat fasilitator/agen medis yang terdaftar.
C-3-9 (visa kunjungan wisata)
Wisatawan
Dokumen antara lain paspor, formulir, surat keterangan kerja, dan bukti keuangan (Kedutaan Korea di Indonesia, diakses Okt 2026).
Jika tujuan utama Anda berobat, tanyakan ke kedutaan atau pusat aplikasi visa visa mana yang tepat. Jangan mengaku hanya berwisata jika tujuan Anda berobat. Untuk perawatan lebih dari 90 hari, ada visa G-1-10. Penjelasan lengkap ada di panduan visa medis C-3-3.
Di mana: Kedutaan Besar Republik Korea di Jakarta atau Konsulat Jenderal di Surabaya, yang menerima aplikasi lewat pusat aplikasi visa Korea (KVAC). Cek situs resmi kedutaan untuk alamat dan cara terbaru.
Berapa lama: proses normal di KVAC Jakarta: visa bisa diambil sekitar hari ke-9 setelah pengajuan (hari libur tidak dihitung). Ada layanan ekspres dengan biaya tambahan (KVAC Jakarta, per Oktober 2026). Detailnya ada di panduan visa medis C-3-3.
Biaya: single entry (kurang dari 90 hari) sekitar Rp920.000 (Rp680.000 biaya visa + Rp240.000 biaya administrasi), nontunai (KVAC Jakarta, berlaku sejak 1 Juli 2026). Biaya bisa berubah, jadi cek lagi sebelum mengajukan.
Pengecualian Jeju: pemegang paspor Indonesia bisa masuk Pulau Jeju tanpa visa, jika terbang langsung ke Jeju dan tidak ke bagian Korea lain. Ini tidak berlaku untuk ke Seoul.
③ e-Arrival Card
Korea punya kartu kedatangan online.
Di mana: situs resmi e-arrivalcard.go.kr.
Kapan: mulai 3 hari sebelum tiba (waktu Korea).
Biaya: gratis (panduan e-Arrival Card, per Okt 2026).
Jika sudah mengisi e-Arrival Card, Anda tidak perlu mengisi kartu kedatangan kertas. Kartu kertas masih bisa dipakai.
④–⑦ Dokumen lain (kertas dan digital)
④ Tiket pesawat dan alamat penginapan, juga dalam huruf Korea, untuk ditunjukkan ke sopir taksi.
⑤ Konfirmasi jadwal dari klinik atau koordinator.
⑥ Dokumen asuransi dan nomor darurat perusahaan asuransi. Ingat: asuransi perjalanan biasanya tidak menanggung tindakan terencana dan komplikasinya, dan BPJS Kesehatan tidak berlaku di luar negeri. Lihat panduan asuransi perjalanan.
⑦ Kontak darurat keluarga di Indonesia, dan kontak koordinator Anda. Simpan juga kontak KBRI Seoul.
Rekam medis yang perlu dibawa
Gambar 2. Rekam medis dan obat yang perlu dibawa. ① Ringkasan riwayat kesehatan. ② Daftar obat yang sedang diminum. ③ Alergi. ④ Hasil tes terbaru. ⑤ Kontak dokter Anda di Indonesia. ⑥ Obat dalam kemasan asli dengan resep.
Catatan yang lengkap membantu tim medis di Korea merencanakan dengan aman. Ini juga membantu dokter Anda di Indonesia nanti. NHS dan CDC sama-sama menekankan pentingnya berbagi informasi kesehatan dan menyimpan salinannya (diakses Okt 2026).
Siapkan ini, sebaiknya dalam bahasa Inggris:
Hal
Isinya
① Ringkasan riwayat kesehatan
Penyakit, operasi sebelumnya, masalah dengan pembiusan
② Daftar obat
Nama obat (nama generik lebih baik), dosis, dan seberapa sering diminum. Termasuk suplemen, vitamin, dan jamu atau obat herbal.
③ Alergi
Obat, lateks, makanan
④ Hasil tes terbaru
Yang diminta klinik, seperti tes darah, EKG (rekam jantung), atau rontgen dan CT gigi
⑤ Kontak dokter di Indonesia
Supaya bisa dihubungi jika perlu
Langkah demi langkah:
Tanyakan klinik catatan dan tes apa yang diperlukan.
Minta salinannya dari dokter atau rumah sakit di Indonesia. Minta dalam bahasa Inggris jika bisa.
Kirim yang diminta klinik sebelum berangkat.
Bawa salinan kertas dan simpan salinan digital di ponsel.
⑥ Membawa obat ke Korea
Simpan obat dalam kemasan asli dengan label apotek.
Bawa salinan resep atau surat dokter dalam bahasa Inggris.
Bawa hanya untuk pemakaian pribadi.
Sebagian obat diawasi ketat (dibatasi undang-undang) di Korea. Termasuk beberapa obat pereda nyeri kuat, obat tidur, dan obat ADHD. Obat-obat ini mungkin perlu izin sebelum berangkat.
Cek ke Kedutaan Korea di Jakarta atau sumber resmi Korea jauh sebelum berangkat.
Rencanakan juga setelah pulang
Sebelum meninggalkan Korea, minta salinan catatan:
tindakan yang dilakukan,
obat yang diberikan,
implan atau bahan yang dipakai,
petunjuk perawatan setelah tindakan.
Buat janji kontrol dengan dokter atau dokter gigi di Indonesia untuk setelah Anda pulang.
Uang dan pembayaran
Gambar 3. Hal soal uang yang perlu direncanakan. ① Kartu (beri tahu bank). ② Sedikit uang tunai won Korea. ③ Kartu transportasi (T-money). ④ Cara bayar klinik dan kuitansi. ⑤ Perubahan kurs. ⑥ Dana darurat.
① Kartu: kartu kredit dan debit diterima luas di Korea. Pakai kartu berlogo Visa atau Mastercard. Kartu debit berlogo GPN saja tidak bisa dipakai di luar negeri. Aktifkan transaksi luar negeri di aplikasi bank sebelum berangkat.
QRIS: sejak 1 April 2026, QRIS bisa dipakai di Korea lewat aplikasi bank Indonesia yang sudah mendukung layanan QRIS antarnegara untuk Korea (Bank Indonesia, diakses Okt 2026). Tapi belum semua toko menerimanya. Jangan jadikan satu-satunya cara bayar.
② Uang tunai: bawa sedikit won Korea untuk belanja kecil dan cadangan.
③ Kartu transportasi: kartu isi ulang seperti T-money berguna untuk subway dan bus.
④ Pembayaran klinik: tanyakan klinik sebelumnya cara dan waktu pembayaran (uang muka, kartu, atau transfer). Minta penawaran tertulis dan kuitansi.
⑤ Kurs: biaya dalam rupiah bisa berubah karena kurs won–rupiah. Checklist NHS juga menyarankan memperhitungkan hal ini (diakses Okt 2026).
⑥ Dana darurat: sisihkan uang untuk tambahan malam menginap, ganti tiket, atau kontrol tambahan. Asuransi biasanya tidak membayar ini jika penyebabnya tindakan terencana.
Aturan membawa uang tunai:
Saat
Aturan
Keluar dari Indonesia
Membawa uang tunai atau instrumen pembayaran lain senilai Rp100 juta atau lebih wajib dilaporkan ke Bea dan Cukai. Untuk uang tunai rupiah Rp100 juta atau lebih, juga perlu izin Bank Indonesia (Setkab, diakses Okt 2026).
Masuk ke Korea
Uang tunai dan alat bayar lebih dari USD 10.000 (atau setara) wajib dilaporkan ke Bea Cukai Korea (Korea Customs Service, diakses Okt 2026).
Pengembalian PPN untuk tindakan kosmetik: sudah berakhir. Korea dulu mengembalikan PPN (pajak pertambahan nilai) untuk sebagian tindakan kosmetik bagi wisatawan asing. Program itu berakhir 31 Desember 2025. Per Oktober 2026, usulan untuk menghidupkannya kembali belum disahkan. Jangan hitung pengembalian ini dalam anggaran. Cek berita sebelum berangkat.
Barang bawaan untuk pemulihan
Gambar 4. Barang yang dibawa untuk pemulihan. ① Baju longgar yang terbuka di depan. ② Sepatu datar dan jaket tipis. ③ Pelindung matahari. ④ Bantal leher dan penutup mata. ⑤ Obat rutin plus beberapa hari tambahan. ⑥ Pengisi daya dan colokan (220 V, dua kaki bulat). ⑦ Camilan dan botol minum. ⑧ Buku catatan untuk pertanyaan. ⑨ Stoking kompresi, hanya jika disarankan.
Pikirkan bagaimana kondisi Anda setelah tindakan, bukan sebelumnya:
Baju longgar yang terbuka di depan (berkancing atau beresleting). Mudah dipakai tanpa mengangkat tangan atau menarik baju lewat wajah. Untuk yang berhijab, bawa model hijab instan atau yang tidak perlu banyak peniti di sekitar wajah, jika dokter mengizinkan.
Sepatu datar yang nyaman dan jaket. Korea punya empat musim. Musim dingin (sekitar Desember–Februari) bisa jauh di bawah nol derajat, jadi bawa pakaian hangat jika berangkat di musim itu.
Pelindung matahari: topi, kacamata hitam, dan tabir surya yang disetujui dokter.
Bantal leher dan penutup mata untuk penerbangan malam, dan untuk tidur setengah duduk jika disarankan.
Obat rutin, cukup untuk seluruh perjalanan plus beberapa hari tambahan.
Pengisi daya ponsel dan colokan. Korea memakai listrik 220 volt 60 Hz, dengan stopkontak dua lubang bulat (VISITKOREA, diakses Okt 2026). Colokan dua kaki bulat yang dipakai di Indonesia umumnya bisa masuk. Tetap cek label tegangan di pengisi daya Anda.
Camilan dan botol minum. Camilan halal dari rumah membantu di hari-hari pertama. Makanan lunak bisa membantu setelah perawatan gigi atau wajah. Ikuti saran klinik. Lihat panduan makanan setelah tindakan.
Buku catatan kecil atau catatan di ponsel untuk pertanyaan, jam minum obat, dan langkah perawatan.
Stoking kompresi (kaus kaki ketat yang membantu aliran darah), hanya jika dokter menyarankan untuk penerbangan.
Sisakan ruang di koper. Setelah operasi, hindari mengangkat koper berat. Saat kembali ke bandara, pilih transportasi yang tidak banyak jalan kaki.
Pemeriksaan akhir: seminggu sebelum berangkat
Gambar 5. Lima pemeriksaan akhir seminggu sebelum berangkat. ① Konfirmasi jadwal secara tertulis. ② Konfirmasi penginapan dekat klinik. ③ Simpan alamat dan nomor 119 secara offline. ④ Pasang dan coba internet ponsel. ⑤ Atur siapa yang akan membantu Anda.
Konfirmasi tanggal dan jam janji secara tertulis (email atau pesan).
Konfirmasi penginapan dekat klinik dan cocok untuk beristirahat.
Simpan secara offline: alamat penginapan dalam huruf Korea, alamat klinik, nomor koordinator, dan nomor darurat Korea 119.
Siapkan internet ponsel (eSIM, SIM, atau paket roaming) dan coba. Lihat panduan eSIM dan roaming.
Atur siapa yang akan membantu Anda selama pemulihan, di Korea atau di rumah. Panduan kesehatan perjalanan Inggris menekankan pentingnya merencanakan siapa yang merawat Anda selama perjalanan dan setelah pulang (TravelHealthPro, diakses Okt 2026).
Pertanyaan umum
Apakah pemegang paspor Indonesia perlu K-ETA?
Tidak. K-ETA hanya untuk warga negara bebas visa. Pemegang paspor Indonesia perlu visa untuk masuk ke daratan Korea. Pengecualiannya hanya Pulau Jeju jika terbang langsung ke sana.
Visa apa yang dipakai untuk berobat?
Biasanya visa C-3-3 (visa wisata medis), dengan izin tinggal 90 hari atau kurang (Medical Korea, diakses Okt 2026). Tanyakan ke kedutaan atau pusat aplikasi visa untuk kasus Anda.
Berapa lama proses visa Korea di Indonesia?
Halaman Kedutaan Korea di Indonesia menyebut minimal 6 hari kerja (diakses Okt 2026). Bisa lebih lama, jadi ajukan jauh hari.
Kapan mengisi e-Arrival Card?
Mulai 3 hari sebelum tiba. Gratis (panduan e-Arrival Card, per Okt 2026). Kartu kertas di pesawat atau bandara juga masih bisa dipakai.
Boleh membawa obat rutin?
Biasanya boleh untuk pemakaian pribadi, dalam kemasan asli dengan resep atau surat dokter. Sebagian obat yang diawasi ketat perlu izin sebelum berangkat. Cek lebih awal.
Apakah masih ada pengembalian PPN untuk tindakan kosmetik?
Tidak. Program itu berakhir 31 Desember 2025, dan per Oktober 2026 belum dihidupkan lagi. Cek berita sebelum berangkat.