KMedTrip

Jika ada masalah setelah perawatan di Korea: tempat mengadu dan yang bisa dilakukan dari Indonesia

By KMedTrip editorial · Updated · Written with AI assistance · Reviewed by KMedTrip native-speaker review team

Panduan ini berisi informasi umum, bukan nasihat medis. KMedTrip dikelola oleh fasilitator pasien asing yang terdaftar pada pemerintah Korea untuk membantu pasien dari luar negeri mengatur perawatan medis. Kami tidak merekomendasikan atau memeringkat rumah sakit/klinik mana pun, dan tidak menerima bayaran dari rumah sakit atau klinik.

Sebagian besar perawatan berjalan sesuai rencana. Namun komplikasi (masalah setelah tindakan) atau perbedaan pendapat dengan fasilitas bisa saja terjadi.

Jika ada masalah, utamakan kesehatan Anda dulu. Setelah itu, ada baiknya tahu lembaga publik Korea mana yang bisa dihubungi dan dokumen apa yang diperlukan.

Artikel ini menjelaskan tempat-tempat utama untuk mengadu. Ini bukan nasihat hukum. Untuk kasus serius, pertimbangkan berkonsultasi dengan pengacara.

Poin penting

Gambaran langkah

LangkahYang dilakukanDi manaBiaya
1BerobatDi Korea: 119 atau IGD. Di Indonesia: fasilitas terdekatBiaya medis biasa
2Beri tahu fasilitas yang melakukan tindakan, catat tanggal dan jamTelepon atau emailGratis
3Kumpulkan buktiFasilitas, email, bankSalinan rekam medis maks. 1.000 won/lembar (hal. 1–5), lalu maks. 100 won/lembar. CD gambar maks. 10.000 won
4Konsultasi gratis K-medi+82-2-1670-2545 atau [email protected]Gratis
5Jika perlu, ajukan mediasiK-medi (dari Indonesia lewat email atau faks)Mulai 22.000 won
6Masalah uang, penipuan, atau wisata ke tempat lain1372, 112, 1330, KBRI Seoul, IASC (OJK)Konsultasi gratis, biaya telepon internasional berlaku

(K-medi, pengumuman Kementerian Kesehatan Korea, per Oktober 2026)

Pertama, berobat

Tiga langkah prioritas: ikon ambulans, rumah dengan dokumen medis, dan catatan kontak. Gambar buatan AI

Gambar 1. Yang dilakukan pertama kali. ① Di Korea, telepon 119. ② Di Indonesia, ke fasilitas kesehatan terdekat. ③ Beri tahu fasilitas yang melakukan tindakan, catat tanggal dan jam.

Jika ada gejala berikut, berobat dulu sebelum memikirkan siapa yang salah:

Saat di Korea: telepon 119 untuk ambulans. Untuk penerjemahan bahasa Indonesia, telepon 1330 (08.00–19.00 waktu Korea). Di luar jam itu, 1330 tetap melayani bahasa Inggris 24 jam.

Saat sudah di Indonesia: datangi fasilitas kesehatan terdekat dan ceritakan tindakan yang Anda jalani di Korea. Bawa rekam medis dari Korea jika ada. BPJS Kesehatan tidak menjamin layanan di luar negeri dan layanan untuk tujuan estetik (Perpres 82/2018 Pasal 52). Apakah perawatan komplikasi di Indonesia bisa ditanggung, tanyakan ke BPJS Kesehatan atau asuransi Anda.

Setelah itu: hubungi fasilitas di Korea yang melakukan tindakan, tanyakan apa yang harus dilakukan. Catat tanggal, jam, dan isi jawabannya.

Simpan bukti lebih dulu

Map dengan enam ikon bukti pada tab berurutan tanggal. Gambar buatan AI

Gambar 2. Enam jenis bukti yang disimpan. ① Formulir persetujuan. ② Rekam medis. ③ Bukti pembayaran. ④ Percakapan. ⑤ Foto dan catatan gejala. ⑥ Catatan perawatan lanjutan.

Semakin lengkap bukti, semakin mudah prosesnya di mana pun. Jika Anda merasa ada masalah, segera mulai mengumpulkan.

BuktiIsiDari mana
Formulir persetujuanDokumen yang ditandatangani sebelum tindakan. Untuk operasi atau bius total, persetujuan tertulis wajib menurut hukum (UU Layanan Medis Pasal 24-2)Minta salinan ke fasilitas
Rekam medisCatatan operasi, resep, hasil pemeriksaan, gambar. Pasien boleh melihat dan meminta salinan (Pasal 21)Minta ke fasilitas
Bukti pembayaranPenawaran, kontrak, kuitansi, tagihan kartu, bukti transferEmail, dompet, aplikasi bank
PercakapanEmail, WhatsApp, DM Instagram, riwayat telepon dengan fasilitas atau perantaraPonsel dan email
Foto dan catatanFoto bagian yang bermasalah dengan tanggal, dan catatan singkat gejala setiap hariBuat sendiri
Perawatan lanjutanCatatan dan tagihan dari fasilitas yang merawat Anda kemudian (termasuk di Indonesia)Fasilitas tersebut

(UU Layanan Medis, Korea Law Information Center, per Oktober 2026)

Tips:

K-medi (Korea Medical Dispute Mediation and Arbitration Agency)

Alur dua langkah dari konsultasi gratis ke mediasi/arbitrase, dengan bilah waktu. Gambar buatan AI

Gambar 3. Cara kerja K-medi. ① Konsultasi gratis: +82-2-1670-2545 atau email. ② Mediasi: komite memeriksa kasus dan memberi usulan penyelesaian. ③ Arbitrase: kedua pihak sepakat sejak awal untuk mengikuti keputusan. ④ Sekitar 90 hari, bisa diperpanjang jadi sekitar 120 hari. ⑤ Biaya permohonan mulai 22.000 won.

K-medi adalah lembaga publik di bawah Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea. Lembaga ini dibentuk berdasarkan UU tentang pemulihan kerugian kecelakaan medis dan mediasi sengketa medis. K-medi menangani sengketa warga Korea maupun orang asing.

Langkah 1: konsultasi gratis

Anda bisa berkonsultasi tentang situasi Anda. Konsultasi gratis (K-medi, per Oktober 2026).

Situs K-medi tersedia dalam bahasa Korea, Inggris, dan Mandarin. Belum ada bahasa Indonesia (per Oktober 2026).

Bantuan bahasa Indonesia: Immigration Contact Center 1345 melayani bahasa Indonesia pada hari kerja 09.00–18.00 waktu Korea. 1345 juga melakukan penerjemahan tiga arah dengan lembaga publik (Kementerian Kehakiman Korea, per Oktober 2026). Pada 2012, K-medi mengumumkan kerja sama dengan 1345 untuk konsultasi dengan penerjemah lewat telepon tiga arah (Kementerian Kesehatan Korea, 2012). Halaman K-medi saat ini tidak menyebutnya lagi, jadi tanyakan saat menelepon.

Langkah 2: mediasi atau arbitrase

Jika konsultasi tidak menyelesaikan masalah, Anda bisa mengajukan mediasi.

Cara mengajukan

Tempat tinggalCara
KoreaOnline, email, faks
Indonesia atau negara lainEmail atau faks

(K-medi, per Oktober 2026)

Biaya

Biaya permohonan tergantung jumlah yang Anda tuntut (informasi biaya K-medi, per Oktober 2026).

Jumlah tuntutanBiaya
Sampai 5 juta won22.000 won
Di atas 5 juta sampai 50 juta won22.000 won + 20 won untuk setiap 10.000 won di atas 5 juta won
Di atas 50 juta wonJumlah di atas + 10 won untuk setiap 10.000 won di atas 50 juta won

Contoh dari K-medi: tuntutan 10 juta won, biayanya 32.000 won. Tuntutan 100 juta won, biayanya 162.000 won. Ada pengurangan atau pembebasan biaya untuk kasus tertentu, misalnya penyandang disabilitas.

Yang perlu diketahui

(UU Pemulihan Kerugian Kecelakaan Medis dan Mediasi Sengketa Medis, Korea Law Information Center, per Oktober 2026)

Tempat lain untuk mengadu (konsumen, polisi, KBRI)

Gelembung masalah di tengah yang bercabang ke lima tempat bantuan. Gambar buatan AI

Gambar 4. Tempat bantuan lain. ① Medical Korea Information Center: keluhan dan calo. ② 1372: pengembalian dana, uang muka, kontrak. ③ 1330: keluhan wisata dan penerjemahan. ④ 112: penipuan, tindakan oleh orang tanpa izin, ancaman. ⑤ Puskesmas distrik (bogeonso).

TempatUntuk apaKontak
Medical Korea Information CenterPanduan keluhan dan sengketa. Laporan calo ilegal (perantara tanpa pendaftaran). Bahasa Inggris+82-2-1577-7129
1372 Consumer Counseling Center (Korea Consumer Agency)Masalah konsumen: pengembalian dana, uang muka, syarat kontrak. Bukan untuk kesalahan medis itu sendiri1372 (berbayar)
1330 Korea Travel HotlineKeluhan wisata dan penerjemahan telepon. Bahasa Indonesia 08.00–19.001330 (dari luar Korea +82-2-1330)
PolisiDugaan kejahatan seperti penipuan, tindakan oleh orang tanpa izin, ancaman. Polisi bisa menyiapkan penerjemah112
Puskesmas distrik (bogeonso)Kekhawatiran tentang operasional fasilitas. Ada di setiap distrik dan mengawasi fasilitas setempatKantor distrik
KBRI SeoulBantuan dan pelindungan bagi WNI+82-2-783-5676/7; hotline Pelindungan WNI +62-812-9007-0027

(Medical Korea, Korea Consumer Agency, Kantor Distrik Yeongdeungpo, Peduli WNI Kemlu, per Oktober 2026)

Catatan penting: jika Anda mengajukan kasus yang sama ke Korea Consumer Agency (1372), Anda mungkin tidak bisa lagi mengajukan mediasi ke K-medi (UU terkait Pasal 27 ayat 3 angka 2, per Oktober 2026). Untuk sengketa tentang hasil medis, pikirkan dulu mau mengajukan ke mana.

1372 dan puskesmas distrik pada dasarnya melayani dalam bahasa Korea. Untuk bahasa Indonesia, mulai dari 1330 atau 1345 untuk menanyakan tempat yang tepat.

KBRI Seoul (Kedutaan Besar Republik Indonesia, 380 Yeouidaebang-ro, Yeongdeungpo-gu, Seoul; email [email protected]) bisa memberi bantuan dan pendampingan sesuai kewenangannya, tetapi tidak menggantikan pengacara (Peduli WNI Kemlu, per Oktober 2026).

Yang bisa dilakukan setelah pulang ke Indonesia

Meja dengan laptop, dan lima langkah dari email ke K-medi sampai pendapat dokter di Indonesia. Gambar buatan AI

Gambar 5. Lima langkah dari Indonesia. ① Kirim email ke K-medi. ② Minta rekam medis. ③ Hubungi KBRI/Kemlu. ④ Hubungi asuransi. ⑤ Minta pendapat tertulis dokter di Indonesia.

Setelah meninggalkan Korea pun, masih ada yang bisa dilakukan.

  1. Kirim email ke K-medi (konsultasi: [email protected]). Tulis dalam bahasa Inggris: penjelasan singkat dan salinan dokumen penting. Mulai dari konsultasi dulu.
  2. Minta rekam medis lewat email. Tanyakan ke fasilitas apa yang dibutuhkan (formulir yang ditandatangani, salinan paspor, dan lainnya).
  3. Hubungi KBRI Seoul atau Kemlu. Laporkan masalah Anda lewat portal Peduli WNI (peduliwni.kemlu.go.id) atau email [email protected]. Mereka bisa memberi arahan, tetapi tidak menggantikan pengacara.
  4. Hubungi asuransi. Jika ada asuransi yang mungkin berlaku, tanyakan. Sebagian besar asuransi perjalanan tidak menanggung komplikasi dari tindakan yang Anda pilih sendiri (bukan darurat). BPJS Kesehatan juga tidak menjamin layanan di luar negeri dan layanan untuk tujuan estetik (Perpres 82/2018 Pasal 52). Baca artikel asuransi perjalanan.
  5. Minta pendapat tertulis dokter di Indonesia tentang kondisi Anda saat ini.

Jika Anda tertipu uang (misalnya transfer ke calo): segera hubungi bank Anda, lalu laporkan ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) milik OJK di iasc.ojk.go.id. Lihat artikel menghindari calo.

Simpan semua dokumen dalam satu map, urut tanggal. Semua proses akan lebih lancar.

Pertanyaan umum

Bisakah WNI memakai K-medi? Bisa. K-medi menangani sengketa orang asing juga. Jika sudah di Indonesia, ajukan lewat email atau faks (K-medi, per Oktober 2026).

Apakah K-medi melayani bahasa Indonesia? Belum. Kirim email dalam bahasa Inggris, atau minta bantuan bahasa Indonesia lewat 1345 (hari kerja 09.00–18.00 waktu Korea) atau 1330 (08.00–19.00 waktu Korea).

Apakah K-medi gratis? Konsultasi gratis. Mediasi dikenai biaya mulai 22.000 won, tergantung jumlah tuntutan (K-medi, per Oktober 2026).

Berapa lama mediasi? Targetnya sekitar 90 hari, bisa diperpanjang 30 hari menjadi sekitar 120 hari (K-medi, per Oktober 2026).

Bagaimana jika klinik menolak ikut mediasi? Jika klinik tidak menyatakan ikut dalam 14 hari, permohonan ditolak. Namun kasus berat tertentu, seperti meninggal atau cacat berat, dimulai otomatis. Untuk kasus lain, Anda mungkin perlu ahli hukum.

Bagaimana jika saya ditipu? Saat di Korea, laporkan ke polisi di 112. Polisi bisa menyiapkan penerjemah. Hubungi juga KBRI Seoul. Jika uang sudah ditransfer dari rekening Indonesia, hubungi bank Anda dan laporkan ke IASC (OJK).

Sumber

Butuh bantuan merencanakan perjalanan? Anda bisa berbicara dengan koordinator.

More guides