KMedTrip

Daftar pertanyaan sebelum konsultasi di klinik Korea (perawatan kecantikan dan pengobatan)

By KMedTrip editorial · Updated · Written with AI assistance · Reviewed by KMedTrip native-speaker review team

Panduan ini berisi informasi umum, bukan nasihat medis. KMedTrip dikelola oleh fasilitator pasien asing yang terdaftar pada pemerintah Korea untuk membantu pasien dari luar negeri mengatur perawatan medis. Kami tidak merekomendasikan atau memeringkat rumah sakit/klinik mana pun, dan tidak menerima bayaran dari rumah sakit atau klinik.

Konsultasi di Korea (pertemuan pertama dengan dokter untuk membahas rencana perawatan) bisa berjalan sangat cepat. Pasien dari Indonesia biasanya datang dengan waktu terbatas karena tiket dan visa. Kadang konsultasi dan tindakan dilakukan di hari yang sama.

Jika pertanyaan sudah ditulis sebelumnya, Anda bisa bicara dengan tenang dan membandingkan jawaban.

Daftar ini bukan untuk memilih klinik. Daftar ini untuk memahami apa yang Anda setujui, berapa biayanya, dan apa yang terjadi jika ada masalah.

Poin penting

Cara memakai daftar ini

LangkahYang dilakukanDi mana
1Cek apakah fasilitas terdaftar untuk pasien asingmedicalkorea.or.kr/en (gratis)
2Tulis riwayat kesehatan dan obat yang Anda minumDi rumah
3Kirim pertanyaan penting lewat email sebelum berangkatEmail ke fasilitas
4Bawa daftar ini ke konsultasiRuang konsultasi
5Minta jawaban dan penawaran secara tertulisKertas atau email
6Beri diri Anda waktu sebelum memutuskanDi luar klinik, misalnya di hotel

Halaman ini bisa dicetak atau disimpan di ponsel.

Sebelum konsultasi

Kartu periksa yang dibagi empat dengan perisai, gelembung bicara, daftar obat, dan jam pasir dicoret. Gambar buatan AI

Gambar 1. Empat hal sebelum konsultasi. ① Cek pendaftaran. ② Tanyakan bantuan bahasa. ③ Bawa riwayat kesehatan. ④ Jangan memutuskan karena terburu-buru.

1. Cek pendaftaran

2. Tanyakan soal bahasa

3. Bawa riwayat kesehatan

Tulis dalam satu halaman, sebaiknya dalam bahasa Inggris:

4. Jangan memutuskan karena terburu-buru

Tentang dokter dan tindakan

Delapan kartu pertanyaan bernomor dalam dua kolom. Gambar buatan AI

Gambar 2. Delapan pertanyaan tentang dokter dan tindakan. ① Diagnosis dan tindakan yang disarankan. ② Siapa yang melakukan tindakan. ③ Apakah dokter spesialis. ④ Jenis bius dan siapa yang memberikannya. ⑤ Risiko dan komplikasi umum. ⑥ Pilihan lain, atau jika tidak melakukan apa-apa. ⑦ Lama tindakan, kapan bisa berjalan, terbang, dan bekerja. ⑧ Permintaan rekaman CCTV di ruang operasi.

Pasal 24-2 Undang-Undang Layanan Medis Korea mengatur penjelasan dan persetujuan (Anda menyetujui setelah mendapat penjelasan risiko). Aturan ini berlaku sebelum operasi, transfusi darah, atau bius total (dibuat tidak sadar sepenuhnya) yang bisa berdampak besar pada nyawa atau tubuh (Korea Law Information Center, per Oktober 2026).

Sebelum Anda menandatangani, dokter wajib menjelaskan:

Anda boleh meminta salinan formulir persetujuan yang sudah ditandatangani.

Yang ditanyakan

  1. Apa diagnosis atau tujuannya? Tindakan apa yang disarankan?
  2. Siapa yang melakukan tindakan? Dokter yang sedang bicara dengan saya? Apakah ada orang lain yang terlibat?
  3. Apakah dokter itu spesialis (dokter dengan pendidikan spesialis tambahan) di bidang ini?
  4. Bius jenis apa? Siapa yang memberi bius?
  5. Apa risiko dan komplikasi yang umum?
  6. Apakah ada cara tanpa operasi atau tindakan yang lebih kecil? Apa yang terjadi jika saya tidak melakukan apa-apa?
  7. Berapa lama tindakannya? Kapan saya bisa berjalan, terbang pulang ke Indonesia, dan kembali bekerja?
  8. Apakah ada CCTV di ruang operasi? Bisakah saya meminta rekaman?

Tentang pertanyaan 8: sejak September 2023, fasilitas yang mengoperasi pasien tidak sadar (misalnya dengan bius total) wajib memasang kamera di ruang operasi. Jika pasien atau keluarga meminta, fasilitas wajib merekam operasi (Pasal 38-2 UU Layanan Medis dan peraturan pelaksananya, Korea Law Information Center, per Oktober 2026).

Yang perlu diwaspadai

Hati-hati dengan jawaban yang menjanjikan hasil. Setiap tindakan medis punya risiko. Dokter yang menjelaskan risiko dengan jelas justru tanda yang baik.

Pertanyaan tambahan yang sering penting bagi pasien Indonesia

Total biaya dan apa saja yang termasuk

Lembar penawaran dan daftar periksa bernomor tujuh. Gambar buatan AI

Gambar 3. Tujuh pertanyaan tentang biaya. ① Total biaya dalam won (KRW). ② Apakah termasuk pemeriksaan, bius, obat, kontrol ulang. ③ Apakah termasuk VAT (10%). ④ Uang muka dan pengembaliannya. ⑤ Aturan pembatalan dan pengembalian dana tertulis. ⑥ Biaya tambahan untuk tindakan perbaikan (tindakan kedua untuk memperbaiki yang pertama). ⑦ Cara bayar dan kuitansi terperinci.

Hampir semua perawatan kecantikan adalah non-covered (tidak dibayar asuransi nasional Korea). Setiap fasilitas menentukan harga sendiri. Karena itu, penting tahu total biaya sebelum setuju.

Yang ditanyakan

  1. Berapa total semuanya dalam won Korea (KRW)?
  2. Apakah sudah termasuk pemeriksaan sebelum tindakan, bius, obat, kasa, baju kompresi (pakaian ketat elastis setelah operasi), dan kontrol ulang?
  3. Apakah sudah termasuk VAT (pajak pertambahan nilai, mirip PPN)? Perawatan kecantikan pada dasarnya kena VAT 10% (Kementerian Kesehatan Korea, per Oktober 2026). Pengembalian VAT untuk orang asing berakhir 31 Desember 2025 (lihat artikel pengembalian VAT).
  4. Berapa uang mukanya? Apakah dikembalikan jika saya membatalkan, atau jika dokter bilang saya tidak cocok untuk tindakan ini?
  5. Bisakah aturan pembatalan dan pengembalian dana diberikan secara tertulis?
  6. Jika perlu perbaikan atau perawatan tambahan, apakah ada biaya lagi?
  7. Cara bayar apa saja yang diterima? Kartu Visa/Mastercard dari Indonesia? QRIS? Bisakah saya mendapat kuitansi terperinci per item?

Simpan di atas kertas

Perawatan setelah tindakan dan komplikasi

Daftar periksa tujuh baris dengan ikon kalender, ponsel, dan pesawat. Gambar buatan AI

Gambar 4. Tujuh pertanyaan tentang perawatan setelah tindakan. ① Kontrol ulang di Korea. ② Berapa hari sampai boleh terbang. ③ Gejala normal dan tanda darurat. ④ Kontak di luar jam kerja dan bahasanya. ⑤ Biaya jika ada komplikasi di Korea. ⑥ Dukungan setelah pulang. ⑦ Asuransi tanggung gugat.

Jika rencananya jelas sejak awal, masalah lebih mudah ditangani.

Yang ditanyakan

  1. Berapa kali dan kapan saya perlu kontrol ulang di Korea?
  2. Berapa hari saya harus tetap di Korea sebelum terbang? Penerbangan ke Jakarta atau Bali sekitar 7 jam, jadi tanyakan soal duduk lama, tekanan kabin, dan bengkak.
  3. Gejala apa yang normal? Kapan saya harus menelepon, dan kapan harus ke IGD?
  4. Siapa yang saya hubungi malam hari atau akhir pekan? Dalam bahasa apa?
  5. Jika ada komplikasi di Korea, siapa yang membayar perawatan tambahan?
  6. Jika ada masalah setelah saya pulang ke Indonesia, dukungan apa yang ada?
  7. Apakah fasilitas punya asuransi tanggung gugat? Fasilitas terdaftar wajib punya (KHIDI, per Oktober 2026).

Saat berobat di Indonesia: tidak semua dokter atau rumah sakit di Indonesia mau menangani kontrol setelah tindakan di luar negeri. Tanyakan dulu ke fasilitas di dekat rumah. BPJS Kesehatan tidak menjamin layanan di luar negeri dan layanan untuk tujuan estetik (Perpres 82/2018 Pasal 52, JDIH BPK, per Oktober 2026). Apakah perawatan komplikasi di Indonesia bisa ditanggung, tanyakan langsung ke BPJS Kesehatan atau asuransi Anda.

Nomor darurat dan bantuan di Korea

NomorUntuk apa
119Ambulans dan pemadam kebakaran (darurat)
1330Informasi wisata dan penerjemahan lewat telepon. Bahasa Indonesia 08.00–19.00 waktu Korea
+82-2-1577-7129Medical Korea Information Center (untuk pasien asing; Inggris, Mandarin, Jepang, Korea; setiap hari 09.00–18.00)

(Medical Korea, Kantor Distrik Yeongdeungpo, per Oktober 2026)

Rekam medis dan berobat di Indonesia

Map dokumen yang mengirim lima dokumen ke arah pesawat. Gambar buatan AI

Gambar 5. Lima dokumen untuk dibawa pulang. ① Salinan rekam medis, catatan operasi, dan gambar. ② Ringkasan dalam bahasa Inggris. ③ Obat yang dibawa pulang dan nama generiknya. ④ Surat untuk dokter di Indonesia. ⑤ Cara menghubungi dari luar negeri.

Dokter di Indonesia perlu tahu dengan jelas apa yang sudah dilakukan. Menurut Pasal 21 UU Layanan Medis Korea, pasien boleh melihat dan meminta salinan rekam medisnya (Korea Law Information Center, per Oktober 2026).

Minta sebelum meninggalkan Korea. Meminta dari Indonesia lebih repot dan biasanya butuh dokumen tambahan.

Yang ditanyakan

  1. Bisakah saya mendapat salinan rekam medis, catatan operasi, gambar (foto/rontgen), dan hasil pemeriksaan?
  2. Bisakah saya mendapat ringkasan dalam bahasa Inggris atau ringkasan saat pulang? Apakah berbayar?
  3. Obat apa yang dibawa pulang? Apa nama generiknya (nama zat obat, bukan merek)?
  4. Bisakah dokter menulis surat untuk dokter di Indonesia? Isinya tindakan yang dilakukan, serta implan atau bahan yang dipakai (merek, ukuran, nomor lot jika perlu).
  5. Bagaimana cara menghubungi dari Indonesia? Biasanya berapa hari dijawab?

Perkiraan biaya: Kementerian Kesehatan Korea menetapkan batas biaya untuk beberapa dokumen. Salinan rekam medis maksimal 1.000 won per lembar untuk halaman 1–5, lalu maksimal 100 won per lembar mulai halaman 6. CD gambar maksimal 10.000 won. Surat keterangan diagnosis umum dalam bahasa Inggris maksimal 20.000 won. Dokumen yang tidak ada di daftar (misalnya ringkasan bahasa Inggris yang rinci) harganya ditentukan fasilitas (pengumuman Kementerian Kesehatan Korea, Korea Law Information Center, per Oktober 2026).

Membawa obat pulang: simpan obat dalam kemasan asli bersama resep atau surat dokter dalam bahasa Inggris. Bea Cukai menyebut obat-obatan mungkin memerlukan izin khusus dari instansi terkait (Bea Cukai Soekarno-Hatta, per Oktober 2026). Tanyakan ke Bea Cukai jika Anda membawa banyak obat.

Simpan di tiga tempat

Jika ada yang terasa janggal

Berhenti dulu dan minta bantuan jika:

Medical Korea Information Center (+82-2-1577-7129, dalam bahasa Inggris) menerima pertanyaan pasien asing, termasuk keluhan dan laporan calo ilegal (orang yang mengenalkan pasien tanpa terdaftar). Untuk bahasa Indonesia, telepon 1330. Lihat juga artikel menghindari calo dan artikel sengketa medis.

Pertanyaan umum

Apakah saya harus memutuskan di hari konsultasi? Tidak. Anda selalu boleh minta waktu untuk berpikir. Tidak wajib menjalani tindakan di hari yang sama.

Bolehkah saya bertanya siapa yang benar-benar mengoperasi saya? Boleh. Untuk operasi atau bius total, hukum Korea mewajibkan penjelasan tentang siapa yang melakukan tindakan sebelum Anda menandatangani (Pasal 24-2 UU Layanan Medis, per Oktober 2026).

Bisakah saya bertanya apakah obatnya halal? Boleh. Minta nama bahan atau nama generik obat, lalu tanyakan apakah ada pilihan lain. Klinik mungkin tidak punya sertifikat halal untuk produk medis, jadi cek juga dari sisi Anda.

Apakah penawaran sudah termasuk VAT? Belum tentu. Perawatan kecantikan pada dasarnya kena VAT 10%. Minta klinik menulis apakah VAT sudah termasuk.

Bagaimana jika ada masalah setelah saya pulang ke Indonesia? Tanyakan ini sebelum setuju. Minta kontak di luar jam kerja dan rekam medis tertulis. BPJS Kesehatan tidak menjamin layanan di luar negeri dan layanan untuk tujuan estetik.

Saya merasa didesak. Ke mana saya bisa menelepon? Untuk bahasa Indonesia, telepon 1330 (08.00–19.00 waktu Korea). Medical Korea Information Center (+82-2-1577-7129) melayani dalam bahasa Inggris. Dalam keadaan darurat, telepon 119.

Sumber

Butuh bantuan merencanakan perjalanan? Anda bisa berbicara dengan koordinator.

More guides